Ada yang udah tau nama ayah ibunya β€οΈ

17 April 2016, di usia 22 bulan 18 hari gadis kecil kami bisa ditanya siapa nama ayah dan ibu. Alhamdulillah, another milestone.πŸ™‚

Setelah lepas asi di umur 21 bulan, mulai tidur sendiri di kasurnya (most of the time :D) di umur 22 bulan, nginget nama temen-temennya dari umur 18-20 bulan, sekarang ilmunya makin bertambah. Hehe. 

Bismillah, makin hari makin pinter ya neng :*

  

I love you to the moon and back❀️

Gala Yuzawa, ski resort

Just came back from the first trip for my daughter to the ski resort. We chose gala yuzawa, just because the fact that now us, foreigners in Japan, can purchase Tokyo Wide Pass, as from November 2015. And what is Tokyo Wide Pass? It is a JR pass which can be used in Tokyo and some areas near it, using JR line and Joetsu shinkansen for three consecutive days. The pass can cover some JR tracks and a few of other tracks also, as can be seen in here.

Well today is one of the weekend well spent. After playing a lot in the snow, my little cutie pie is sleeping soundly now. 

sledding

 

snow stacking
 
 
laughing out loud

Those are pretty much of our activities today. 

We only went there to sled and play with snow, so we rent gloves, boots and sled for adult, and wear set (with gloves and boots) for our daughter. 

The view from there are breathtaking, and the sound of her laugh were out of the world. It was really a nice holiday for us today. Alhamdulillah, thank you Ayah, thank you, Gala Yuzawa..  

Sakura Festival, Matsuda (摜η₯­γ‚Š)

Two weeks ago, after a long time finally I opened Walker Touch apps again, which I used initially to search for θ‹Ίη‹©γ‚Š alias strawberry picking. Yes, in Japan in the winter time, it is the perfect time to go strawberry picking, as strawberries are in the season. The first time I went strawberry picking was 4 years ago when I was a research student, but anyway I will tell this story in another time. 

Now, after I browse around I found out that there is an unusual event held in February, and that is Sakura matsuri or Sakura Festival. ‘Early hanami!!’ was the first thing that came to my mind. And when I saw the place, it is not that far from our home, only 50 minutes by train then 12 minutes by bus (in festival season only). Isn’t it great? Yes it is!! Haha

But human can only dreams and plans. The next day our family got sick, influenza type A. Oh it was so close! So then we pending our plans.😦

And today, it is the day!! Finally we are able to go to Matsuda sakura festival. It is held in Matsuda Herb Garden, and has view of Mount Fuji in sunny days. Because it is the festival season, there is a shuttle bus from Matsuda station to the herb garden. 

Here is how today’s sakura looks like   


There is a reason why sakura is special, and japanese loves to picnic under sakura tree (hanami), they said. It is because the sakura’s flower are blossoming facing the ground, so it is really beautiful to see it under the tree.

  
Well, we’ll go home feeling satisfied. Can’t wait for the next hanami..

  
 

Pengajian Muslimah (PM) Kanto, di Jepang

Hari ini saya baru menghadiri pengajian rutin bulanan PM Kanto. Kali ini pengajian diadakan di rumah mba donna. Pengajian PM Kanto ini memang sistemnya muter, setiap bulannya ada tantou/ host, yang dibagi setiap tahunnya. Setiap pengajian biasanya ada 2-3 orang host yang punya tugas memasak makanan dan menyediakan tempat untuk pengajian, biasanya di rumah salah satu hostnya itu.

Pengajian ini biasa dimulai pukul 10.00 pagi sampai selesai (biasanya selesai jam 3-4 sore), banyak juga yang pulang duluan. Bebas lah. Hehe. Pengajian biasanya diawali dengan tilawah bergantian, lalu ada materi (tiap bulannya berbeda, ishoma, lalu diakhiri dengan berbagi kreatifitas (yang ngisi ibu-ibu yang kreatif).

Hari ini materi pengajiannya tentang adab berumah tangga oleh mba Silvi, lalu dilanjut dengan kreatifitas membuat decoupage oleh mba Lini. Btw baru tau ada istilah decoupage ini, kerajinannya itu menghias kain/ pot kramik/ lain2nya dengan menggunakan gambar dari napkin bergambar dan dilem aja. Simpel dan praktis. Kapan kapan coba aaah..

Perjalanan Menyapih, malam ke-3

Kemarin, karena mau coba ga minum asi siang-siang juga, jadilah bikin rencana main sama temen-temen arisa; qisha, ayumi, dan miyuki. Tapi, karena janjiannya siang, ternyata arisa udah keburu ngantuk di rumah. Pas ditanya ‘arisa mau tidur?’ Dia jawab ‘mau’. Lalu pergilah kita ke kasur.

Sudah di kasur, semua pintu dan jendela saya tutup-tutup biar gelap kayak kalau mau tidur malem. Awalnya sempet siap-siap arisa minta susu, tapi ternyata dia mintanya diputerin video. Hmm karena kalau nonton acara kesukaannya mah bakalan ga tidur-tidur, jadinya saya nyalain asmaul husna di youtube. Dua kali diputer arisa mulai menguap sambil meluk saya. Setelah selesai putaran kedua, youtube saya matikan dan mulai membacakan lagi asmaul husna yang ketiga kalinya sambil arisa dielus-elus. Setelah selesai baca, tidur sianglah arisa. Alhamdulillah, lancar banget menyapih arisa, mudah-mudahan hari ini dan besok-besoknya lagi juga gaada drama yaaa… Amiin ☺️

Bangun tidur siang, mainlah arisa sama temen-temennya di tama plaza, hihi seruuuu πŸ˜„

  
Malamnya seperti malam-malam sebelumnya rutinitas sebelum tidurnya ditambah baca ayat pendek dan dieluselus. Alhamdulillah tidur sampai pagi.. Eh engga deng sempet kebangun nangis, tapi dipeluk juga tidur lagi. Hehe good girl 😘.

Hari ini mau ngajak dosen-dosen ibu dan ayah-nya ke asakusa nih. Insya Allah seharian di jalan yah, jadi ga inget asi juga hari ini~

Perjalanan Menyapih, malam ke-2

Seharian kemarin, kami menemani dosen elektro tercinta, bu Amy, yang sedang berkunjung ke jepang, jadi arisa sibuk dan aktif sekali di luar rumah. Kerjanya lari-lari, makan, ngemil, lari-lari lagi, pokoknya capek banget sampai-sampai ketika waktunya tidur siang, dia tidur di pangkuan saya, tanpa susu!! Alhamdulillah.

Karena seharian di luar inilah arisa tidak meminta susu sama sekali ketika siang. Dan ketika pulang ke rumah sudah malam dan sudah beres aktivitas rutinnya; makan malam, minum obat, dan gosok gigi, arisa siap-siap di atas kasur untuk tidur. Awalnya masih teriak-teriak dan ketawa-ketiwi main sama ayahnya. Tapi ketika dimatikan lampu, dia mulai menguap-nguap. Nyoba gaya kemarin malam yang dielus-elus sambil dibacain ayat-ayat pendek dan shalawat, arisa tenang banget tanpa rewel. Cuman minta perhatian ibu buat usap-usap bagian pundak, dan ayah untuk usap-usap bagian kaki, akhirnya arisa tertidur dengan sendirinya!! Alhamdulillah.

Dua kali sempat terbangun, tapi hanya dipeluk dan diusap-usap, langsung tertidur lagi. Subhanallah, alhamdulillah sekali arisa ga sampai rewel-rewel walaupun ga mimi asi seharian, dan ga minta jugaa..

Bismillah semoga hari ini bisa tetep istiqomah ga minta asi siang-siang. Sepertinya sih harus diajak main keluar lagi, tapi yang dekat-dekat aja ya hari ini.. 😘

Perjalanan Menyapih

Ada yang bisa tidur tanpa susu tadi malem!! Hehe.. Alhamdulillah..

Sebenernya ini bukan perjuangan pertama. Sudah satu bulan lebih kalau malam-malam dikasih miminya sekali aja sebelum tidur. Kalau dia udah tidur terus kebangun lagi dan rewel biasanya mau nangis sekenceng dan selama apapun ga dikasih lagi. Cuma dielus-elus sambil diiringi enchantment “kan udah gede jadi susunya berkurang, sekali aja sebelum tidur” dan “kan tadi udah susu jadi sekarang dielus-elus aja ya” dan juga “ayo bisa tidur tanpa susu yuk tidur lagi” semacam itu deh. 

Sudah sebulan lebih ini memang saya udah ngobrolin juga sama suami, dan jadi kesepakatan kita berdua kalau arisa udah waktunya dicoba disapih sedikit-sedikit. Dan kalau bisa sebelum dua tahun udah berhenti juga. Salah satu alasan kami kenapa mau menyapih lebih cepat karena kami kuatir jika tidak dari sekarang, anaknya bisa tetep minta susu sampai lebih dari dua tahun, dan dari pengalaman temen-temen lainnya yang anaknya masih menyusu setelah lewat 2 tahun, banyak yang jadinya harus nakut-nakutin anaknya, atau dikasih pahit-pahit di puting-nya. Bukannya saya anti dengan hal pahit-pahit, cuman lebih ke goal pribadi aja pengennya arisa bisa berhenti asi tanpa harus diakal-akalin hehe, tapi kalau nanti ternyata susah juga, yaaahh bisa jadi diakal-akalin juga 😁. Alasan lainnya juga giginya arisa sudah mulai kelihatan ada kuning-kuningnya padahal rajin sikat gigi setiap hari.

Di jepang sini, biasanya memang bayi-bayi itu sudah disapih dari umur satu tahun, alasan mereka karena umur setahun sudah tidak perlu asi lagi, asupan dari makanan sudah cukup, juga ya alasan gigi tadi itu, biar menghindari terbentuknya karang gigi dan gigi keropos. Waktu arisa umur satu tahun setengah, ada pemeriksaan kesehatan di kelurahan dan ketika saat itu juga mereka menyarankan (lebih ke agak maksa sih) arisa untuk berhenti asi. Walaupun udah berbelit pake alasan kebiasaan di negara kami, orang kesehatannya bilang bahwa kualitas makanan di sini sudah cukup untuk gizi bayi di atas setahun jadi sudah tidak perlu asi lagi, gitugitu sampai akhirnya saya juga cuman iya-iyain aja.

Nah ini tuh untuk pertama kalinya mau tidur malem ga dikasih susu sama sekali, bahkan ketika dia udah bilang ‘mau susu’ gitu. Jadinya  seperyti malam-malam sebelumnya ketika arisa kebangun malam, saya cuman usap-usap dan ngasih enchantment “arisa udah gede, udah ga perlu susu lagi” dan “ayo pasti bisa bobo tanpa susu, bismillah” gitu-gitu. Sambil saya iringi bacaan al-fatihah dan surat-surat pendek, sampai saya baca asmaul husna dan diakhiri shalawat, akhirnya arisa bisa tenang dan minta diusap-usap di bagian pantat dan kaki. Alhamdulillah ga lama kemudian anaknya pules. 

Mudah-mudahan di siang hari susunya juga bisa berkurang yaa, malah berhenti kalo bisa hehe. Arisa nih aga beda emang dari bayi-bayi seumuran lainnya, siang malah masih sering minta susunya πŸ˜…. 

Bismillah, ι ‘εΌ΅γ‚ŠγΎγ—γ‚‡γ†β—οΈ